Khasiat Utama tanaman Kembang Telang bagi kesehatan

Kembang Telang | Clitoria ternatea L.

Kembang telang termasuk dalam Familia Papilionaceae (Leguminosae). Tanaman ini merupakan perdu merambat yang membelit ke kiri dan tumbuh menahun dengan panjang tanaman 1 – 5 cm serta ditumbuhi bulu halus dan pangkalnya berkayu.

Kembang telang tumbuh di tanah kering, belukar atau di pagar-pagar dan kadang ditanam sebagai tanaman hias. Perdu ini dapat ditemukan sampai 700 m di atas permukaan air laut.

Daunnya berupa daun majemuk menyirip gasal dengan 3 – 9 anak daun yang berbentuk elips atau bulat telur. Tangkai daunnya pendek dengan ujung daun tumpul dan pangkal runcing. Tepi daun rata dengan panjang 2 – 7 cm dan lebar 1 – 4,5 cm. Daun kembang telang berwarna hijau dan mempunyai daun penumpu berbentuk garis.

Bunganya berupa bunga tunggal dan berbentuk seperti kupu-kupu yang keluar dari ketiak daun dengan panjang mahkota 3,5 – 4 cm dan berwarna biru nila dengan warna putih atau kekuningan di bagian tengah. Ada juga bunga yang berwarna putih.

Buahnya berupa buah polong dan berbentuk pipih dengan panjang 5 – 10 cm. Buahnya berisi 6 – 10 biji yang bentuknya seperti ginjal. Perasan daun atau bunga kembang talang dapat digunakan untuk mewarnai makanan/ kue atau bahan tikar.

Kandungan kimia yang terdapat dalam perdu ini antara lain saponin, flavonoid, alkaloid, ca-oksalat, dan sulfur. Daunnya mengandung kaemperol-3-glucoside dan triterpenoid yang berfungsi mempercepat pematangan bisul. Bunga perdu mengandung delphinidin 3,3′,5′, triglucoside, dan fenol. Akarnya mengandung racun (toksik) dan berfungsi sebagai laxative (pencahar), diuretik, perangsang muntah, dan pembersih darah.

Seluruh herba ini dapat digunakan untuk pengobatan beberapa penyakit, yaitu :

-Akar : mengobati busung air, demam, bronchitis chronis, sakit telinga, sembelit, iritasi kandung kemih dan saluran kencing, bisul, dan borok.

-Bunga : mengobati radang selaput lendir mata.

-Biji : mengobati cacingan dan sembelit (susah buang air besar)

Pengobatan menggunakan kembang telang untuk pemakaian dalam dilakukan dengan cara merebus 0,3 gr akar herba kemudian menggunakan air rebusannya untuk diminum.

Cara pengobatan menggunakan herba ini untuk beberapa penyakit dapat dijelaskan sebagai berikut :

-Abses, bisul :  -Menumbuk bunga warna biru sampai halus kemudian menambahkan gula jawa secukupnya dan membubuhkannya pada bisul/ abses.
-Meminum air rebusan akar kembang telang putih. Rebusan akar herba efektif untuk mencuci darah.
-Mencuci bersih 1/2 genggam daun kembang telang lalu digiling halus dan ditambahkan air garam secukupnya kemudian dipakai untuk menurap bisul.

-Radang mata merah (conjunctivitis) : merendam bunga kembang telang yang berwarna biru sampai airnya menjadi biru lalu dipakai untuk mencuci mata.

-Busung perut (ascites), embesaran organ perut : merendam 5 – 10 gr extrak akar di dalam alkohol.

-Sakit telinga : mencuci bersih daun herba kemudian dilumatkan. Air perasannya ditambah garam saat hangat dioleskan ke sekitar telinga yang sakit.

-Menghilangkan dahak pada bronkhitis kronis : meminum air rebusan akar.

Catatan : Akar kembang telang beracun dan dapat menimbulkan efek samping sakit perut dan kolik. Kelebihan dosis dapat menyebabkan turunnya kesadaran disertai rasa gelisah dan kehilangan daya ingat.