Kepala Sekolah cabul

AD Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 4 Bandung berani membawa siswinya hingga keluar sekolah. Tindakan itu dilakukan hanya untuk menyalurkan hasrat birahi kepada anak didiknya. AD beberapa kali memaksa untuk mengajak siswinya karaoke.

AV (17) mengaku September 2012 lalu diajak berkaroeke beserta teman-temannya. Saat itu ada sekitar lima orang. Semula dia menolak. Namun lantaran memaksa dan beralibi hanya untuk hiburan akhirnya dia mengiyakan.

"Di sana kami ketakutan, dan bukan cuman nyanyi tapi benar malah berani cium-cium, terus pegang-pegang malah mau lebih jauh lagi," terang AV saat melapor ke Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Senin (3/6).

Tindakan itu berlanjut ke sekolah, di tempat AD berdinas. Beberapa kali perilaku asusila dilakukan AD yang mengajar Pendidikan Kewarganegaraan (PKN). "Beberapa kali dibawa ke ruangannya, disana berani-beraninya tangan masuk ke rok, terus pegang-pegang," jelasnya.

Akumulasi dari kekesalan itu, dia dan korban lainnya memberanikan diri melapor ke wali kelas. Di situ Komite Etik bekerja untuk mengusut adanya pelecehan seksual yang menimpa siswi SMKN 4. Ada empat dari lima yang melapor ke Pemkot Bandung.

Ketua Komite SMKN 4 Bandung, Bambang Irawan menuturkan, sebelumnya sudah melapor ke Disdik Kota Bandung. "Tapi belum ada progres, kita harap ke sini ada tindak lanjut," tuturnya.